Cara Mendapatkan Kuota Internet Gratis untuk Sekolah Online

Mengingat tingginya permintaan akses internet untuk sekolah online, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI akan memberikan subsidi kuota internet. Internet gratis ini akan diberikan kepada siswa sekolah dan universitas, guru, dan dosen untuk mendukung kegiatan belajar online mereka. Besaran subsidi ini berbeda untuk setiap kategori. 

Untuk siswa di sekolah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan memberikan subsidi kuota sebesar 35 GB per bulan. Sementara itu, guru di sekolah akan menerima 42 GB per bulan, sedangkan mahasiswa dan dosen di perguruan tinggi akan menerima 50 GB per bulan. Kementerian memberikan subsidi ini dengan menggunakan dana cadangan pendidikan dalam APBD 2020 senilai Rp 7,2 triliun. 

Seperti dikutip AQI dari Semuatipe.com, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencatat jumlah sekolah yang melaksanakan pembelajaran online selama pandemi COVID-19. Rinciannya, 764 sekolah di zona hijau, 6.238 sekolah di zona kuning, 12.124 sekolah di zona oranye, dan 1.840 sekolah di zona merah. 

Selain program kuota gratis, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meminta penyelenggara jasa telekomunikasi memaksimalkan sinyal selama jam belajar agar pembelajaran online dapat berjalan dengan baik. 

Cara Mendapatkan Kuota Internet Gratis untuk Pembelajaran Online

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan sekolah untuk memproses pencairan kuota internet gratis. Sekolah melakukan pendataan nomor ponsel siswa sesuai NISN, nama, dan nomor telepon. Setelah itu, pihak sekolah akan memverifikasi data yang dikumpulkan dan ditandatangani oleh kepala sekolah.

Setelah ditandatangani kepala sekolah melalui pakta integritas, data tersebut harus diunggah ke Data Pendidikan Dasar (Dapodik). Pusat Data dan Teknologi Informasi Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga bertugas mengolah data.

Kamu juga bisa mencoba tips cara mendapatkan kuto internet 3 gratis di https://www.semuatipe.com/cara-mendapatkan-kuota-gratis-3

Mereka memisahkan nomor telepon berdasarkan penyedia layanan telekomunikasi dan kemudian mengirimkan nomor tersebut ke masing-masing penyedia. Selanjutnya penyelenggara jasa telekomunikasi akan mengirimkan kuota internet gratis ke setiap penerima. 

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *